Hari Tuberkulosis Sedunia: 4 Fakta Kunci Tentang Tuberkulosis yang Harus Anda Ketahui

Hari Tuberkulosis Sedunia: 4 Fakta Kunci Tentang Tuberkulosis yang Harus Anda Ketahui

4 Fakta Kunci Tentang Tuberkulosis yang Harus Anda Ketahui | Kemarin, tepatnya tanggal 24 Maret diperingati sebagai Hari Tuberkulosis Sedunia setiap tahun dan menandai perlunya kesadaran tentang penyakit dan perawatannya untuk membuat dunia bebas dari penyakit ini sepenuhnya. Jutaan orang di dunia menderita TBC dan banyak yang bahkan tidak terdiagnosis.

Penyakit ini bisa berakibat fatal jika tidak diobati tepat waktu dan benar.

Penting untuk mewaspadai penyakit yang menyebabkan begitu banyak kematian di seluruh dunia. Juga sangat penting untuk mengetahui tentang komplikasi, faktor risiko, gejala dan pengobatan penyakit untuk memastikan bahwa Anda dan orang yang Anda cintai tetap aman dan sehat.

TBC merupakan penyakit bakteri dan biasanya bakteri menyerang paru-paru. Bakteri itu mengudara dan dapat menyebar ke orang lain ketika orang yang terinfeksi bersin atau batuk.

4 Fakta Tentang Penyakit Tuberkulosis


1. TBC tidak hanya mempengaruhi paru-paru Anda


Tuberkulosis disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri kebanyakan menyerang paru-paru tetapi juga dapat mempengaruhi bagian tubuh lainnya seperti tulang belakang atau ginjal.

Gejala-gejala tuberkulosis semacam itu termasuk gejala biasa seperti demam dan kedinginan. Terlepas dari ini, TBC dapat mempengaruhi fungsi organ tertentu. Misalnya, TBC tulang belakang dapat menyebabkan sakit punggung yang parah dan pada ginjal, dapat menyebabkan darah dalam urin.

2. Tuberkulosis lebih umum daripada yang Anda kira


Menurut WHO, Tuberkulosis merupakan salah satu dari sepuluh penyebab kematian terbesar di dunia. 2017 melihat 10 juta kasus penyakit TB, dan 1,6 juta orang dari mereka meninggal karena penyakit tersebut.

Pada tahun yang sama, sekitar 1 juta anak jatuh sakit dengan TB dan 2.300.000 di antaranya meninggal karena penyakit tersebut. Penyakit ini jauh lebih serius daripada yang dirasakan orang.

3. HIV dan TBC merupakan co-epidemi


Kedua infeksi diketahui terkait erat satu sama lain, sedemikian rupa sehingga mereka disebut co-epidemi. Menurut IFRC, dalam 15 tahun terakhir, kasus TB hampir dua kali lipat di negara-negara di mana kasus HIV sudah tinggi.

Banyak orang yang terinfeksi HIV mengontrak TB sebagai tanda pertama AIDS. TBC merupakan penyebab utama kematian di antara orang yang hidup dengan HIV di Afrika dan juga di negara-negara lain.

4. Gejala umum Tuberkulosis


Gejala umum TBC meliputi demam, kedinginan, keringat saat tidur di malam hari, batuk yang berlangsung selama berminggu-minggu, darah dalam batuk, kehilangan nafsu makan dan nyeri dada.

Gejala-gejala ini dapat dengan mudah dikacaukan dengan gejala penyakit lain, seperti flu biasa. Namun, jika keadaan menjadi serius dan gejala-gejala seperti batuk darah mulai muncul, sangat penting untuk mengunjungi dokter dan memeriksakan diri Anda.

Penutup ...


Demikian pembahasan singkat mengenai 4 fakta tentang penyakit tuberkulosis. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kalian mengenai penyakit tuberkulosis lebih dalam. Jika kalian manyukai artikel ini, mohon untuk membagikannya. Terimakasih sudah berkunjung.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel